LOGO dputr
Beranda > Artikel > Cuci Tangan Pakai Sabun, Perilaku Sederhana, Berdampak Luar Biasa
Artikel

Cuci Tangan Pakai Sabun, Perilaku Sederhana, Berdampak Luar Biasa

Posting oleh puskesmasgerunglobar - 4 Nov. 2021 - Dilihat 379 kali

Kontaminasi silang diartikan sebagai perpindahan cemaran mikroorganisme yang terjadi dari bahan dengan kontaminan tinggi (bahan mentah, peralatan kotor, kurangnya kebersihan lingkungan, kurangnya kebersihan diri/karyawan) ke bahan dengan kontaminan rendah (seperti makanan/masakan).

Banyak orang melakukan kontaminasi silang secara tidak sengaja, misalnya seperti saat memasak, mengiris telur rebus, memotong kue/roti menggunakan talenan, pisau yang kotor atau peralatan dapur yang kotor dan atau saat mengambil makanan, makan tanpa menggunakan sendok dan lain sebagainya.

Mikroorganisme yang berasal dari tangan, bahan atau peralatan kotor tersebut akan segera mencemari makanan/masakan yang telah matang.

Pada masakan yang baru saja diolah, apabila terjadi kontaminasi silang dan masakan tersebut dibiarkan pada suhu ruang, maka cemaran mikroorganisme yang ada akan berkembang cepat dan dapat membusukkan makanan sehingga tidak layak konsumsi atau makanan yang belum busuk namun telah terkontaminasi sempat termakan oleh kita dan keluarga kita dirumah.

Ketika ada cemaran mikroogranisme yang merupakan bakteri patogen, tentu hal ini tidak baik untuk kesehatan kita, anggota keluarga maupun orang lain.

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah cara yang sederhana, mudah, murah dan bermanfaat untuk mencegah dari kontaminasi.

CTPS perilaku sederhana berdampak luar biasa. Ada 5 fase kritis harus CTPS dahulu, yakni sebelum makan, sesudah buang air besar/kecil, sebelum menjamah/mengolah masakan, sebelum menyuapi/memberi makan/menyusui si kecil, setelah memegang hewan peliharaan atau setelah selesai beraktifitas.

Ayo wujudkan kebiasaan CTPS serta mau dan mampu menjadi contoh bagi anak-anak dan keluarga kita dirumah.

#15OktoberHariCTPS #CuciTanganPakaiSabun

#PengingatBersamaMembiasakanCTPS

#PerilakuSederhanaDampakLuarBiasa

Referensi:

1. https://dinkes.malangkota.go.id/.../makan-sayur-dan-buah.../

2. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 Tentang Cara Produksi Pangan Yang Baik Untuk Industri Rumah Tangga

3.https://cfns.ugm.ac.id/.../waspadai-kontaminasi-listeria.../